MANAJEMEN DAN MANAJER
1.MANAJEMEN
A.PENGERTIAN MANAJEMEN
Dalam pengertianya kata Manajemen berasal dari Bahasa Inggris”to manage” artinya mengurus,menggunakan,tata laksana/ketata laksanaan,kepengurusan.Kata Manage bersala dari Bahasa Latin “Managiare”diambil dari kata”Manus”berarti tangan.
Istilah manajemen,Terjemahannya dalam bahasa Indonesia hingga saat ini belum ada keseragaman. Berbagai istilah yang dipergunakan, seperti ketatalaksanaan, manajemen,dan manajemen pengurusan. Untuk menghindari penafsiran yang berbeda-beda, dalam tulisan ini kita pakai istilah aslinya yaitu “manajemen”.
Dalam mempelajari Manajemen istilah tersebut mengandung tiga pengertian:
1. Manajemen sebagai suatu proses
2. Manajemen sebagai kolektivitas,orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen
3. Manajemen sebagai suatu seni (art) dan sebagai suatu ilmu
Menurut pengertian yang pertama, yakni manajemen sebagai suatu proses, berbeda-beda definisi yang diberikan oleh para Ahli,.Namun bila kita rangkum yaitu;
a.Adanya tujuan yang ingin dicapai
b.Tujuan tersebut dengan menggunakan orang lain
c.Kegiatan-kegiatan tersebut harus dibimbing dan diawasi
Menurut pengertian yang kedua, manajemen adalah kolektivitas orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen. Jadi dengan kata lain, segenap orang-orang yang melakukan aktivitas manajemen dalam suatu badan tertentu disebut manajemen. Dalam arti singular (tunggal), disebut manajer. Manajer adalah pejabat yang bertanggungjawab atas terselenggaranya aktivitas-aktivitas manajemen agar tujuan unit yang dipimpinnya tercapai dengan menggunakan bantuan orang lain. Dengan aktivitas manajemen dimaksudkan kegiatan- kegiatan atau fungsi-fungsi yang dilakukan oleh setiap manajer. Pada umumnya, kegiatan-kegiatan dan aktivitas-aktivitas manajer itu adalah Planning, organizing, staffing, dan controlling. ini sering pula disebut dengan istilah proses manajemen, fungsi-fungsi manajemen, bahkan ada yang menyebutnya unsur-unsur manajemen.
Menurut pengertian yang ketiga, manajemen adalah seni atau suatu ilmu mengenai inipun sesungguhkan belum ada keseragaman pendapat, segolongan mengatakan bahwa manajemen itu adalah seni, golongan lain mengatakan bahwa manajemen adalah ilmu. Sesungguhnya kedua pendapat itu sama mengandung kebenaran. Manajemen sebagai seni berfungsi untuk mencapai tujuan yang nyata mendatangkan hasil atau manfaat, sedangkan manajemen sebagai ilmu berfungsi menerangkan fenomena/ gejala, kejadian, keadaan, jadi memberikan penjelasan.
Unsur keilmuan merupakan kumpulan pengetahuan yang tertentu, seperti yang dinyatakan oleh peraturan-peraturan atau statemen-statemen umum, dan dipertahankan oleh berbagai tingkat ujian-ujian dan peneyelidikan-penyelidikan. Unsur seni ialah pemakaian pengetahuan tersebut pada satu situasi tertentu. Dengan pengalaman-pengalaman pemakaian yang demikian menjadi pembawaan, kira-kira suatu panca indra keenam, keahlian yang bersifat intuisi. Dalam kehidupan nyata sehari-hari, manajemen benar-benar melakukan kedua fungsi tersebut, yaitu selain fungsi ilmu juga sebagai seni.
B.DEFINISI MANAJEMEN
Setiap tokoh,pelopor dan ahli mempunyai definisi tersendiri namun setiap definisi mempunyai pengertian yang hamper sama terutama pada tujuanya.
1.George R.Terry
Dalam bukunya”The principles Of Management”mengatakan bahwa;
Manajemen adalah Usaha-usaha untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan
Lebih dahulu dengan mempergunakan orang lain.
2.Harold Koontz dan Cyril O’Donnell
Manajemen adalah mencapai tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.
3.Prof.Dr.A.Sanusi.SH
Dalam bukunya”Seminar Pendidikan Manajemen IKIP Bandung”mengatakan
bahwa Manajemen merupakan suatu system tingkah laku manusia yang
kooperatif,dipimpin secara teratur melalui usaha yang terus menerus dan
.merupakan tindakan yang rasional.
4.John D.Millet
Dalam bukunya”Management in The Public Service”mengatakan Manajemen
Adalah proses danpemberian fasilitas daripada pekerjaan pada orang-orang
Yang di organisasikan dalam badan formal untuk mencapai tujuan tertentu.
Dalam Ensiklopedia Administrasi di rumuskan bahwa Manajemen adalah segenap perbuatan yang menggerapkan fasilitas dalam suatu usaha kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu.
C.TINGKATAN MANAJEMEN
Menurut tingkatanya manajemen dapat di bedakan menjadi tiga tingkatan yaitu;
1.Manajemen Puncak (Top Management)
2.Manajemen Menengah (Middle Management)
3.Manajemen Bawah (Lower Management)
Di Dalam organisasi manajemen harus jelas ada orang-orang yang mempunyai wewenag lebih dari yang lain ,Besar kecilnya wewenang dan tanggung jawab itu bergantung pada tingkatan yang di pegang.
1.Top Management
Lebih banyak mempergunakan kerja piker dari pada kerja fisik,mereka ini umumnya para Board of Manager (Dewan Direksi) atau presiden Perusahaan.
2.Middle Management
Kegiatan sehari-hari antara kerja piker dan fisik hamper sama dalam waktu yang bersamaan,walau pola manajer ini memimpin tetapi ia selalu aktif secara fisik di tengah-tengah kebijakan dari atasan kepada bawahanya,Mereka ini umumnya Manajer Unit,Kepala-kepala bagian dan kepala-kepala seksi.
3.Lower Mnanagement
Dalam kegiatanya lebih banyak kerja fisik di bandingkan kerja pikir .Mereka adalah para mandor-mandor,karyawan,operator,dan lain-lain.
Ketiga jenis tingkatan manajemen ini pada hakikatnya melakukan fungsi-fungsi yang sama di tinjau dari sudut proses yaitu:perencanaan,pengorganisasian,penyusunan,pengarahan,dan pengawasan.Mereka bekerja sama untuk satu tujuan ,Manajemen dapat juga di sebut juga kolektivitas orang-orang yang melakukan aktifitas atau fungsi-fungsi manajemen.
D.SARANA MANAJEMEN
Dari uraian diatas bahwa manajemen merupakan suatu usaha atau proses kegiatan kerjasama untuk mencapai tujuan dari yang telah di tetapkan terlebih dahulu melalui kegiatan orang lain,Keberhasilan manajemen adalah berkat adanya kolektifitas setelah melalui proses yang tidak berdiri sendiri tetapi ada korelasi dia antara alat atau sarana manajemen,yang dalam hal ini di kenal dengan”The Six M in Management” yaiut;
1.Man :pelaksana tenaga kerja manusia
2.Monay: uang yang di perlukan untuk mencapai tujuan
3.Material:bahan-bahan yang di perlukan
4.Machines:mesin-mesin yang di perlukan
5.Methode:cara atau system kerja untuk mencapai tujuan
6.Market : pasar atau pemasaran tempat menjual produksi atau karya
1.Man (Orang,Tenaga Kerja Manusia)
Dalam kegiatan manajemen factor manusia adala utama untuk menentukan keberhasilan suatu usaha.Manusialah ang telah membuat rencana dan tujuan yang telah di tentukan .Tnpa manusia tidak aka nada proses kerja ,titik pusat dalam manajemen adalah manausia.
Setiap kegiatan yang dilakukan sangat tergantung kepada siapa yang melakukannya,Manusia merupakan suber kegiatan yang:
Melahirkan Ide
Menggunakan dan,
Melaksanakan Manajemen
2.Money (Uang atau Biaya)
Dalam dunia modern uang merupakan factor yang paling penting sekali karma sebagai alat tukar dan pengukur nilai suatu usaha ,Perusahaan ang esar di ukur pula dari jumlah uang yang berputar pada perusahaan itu.Uang yang diperlukan pada setiap kegiatan manusia untuk mencapai tujuan ,sekalipun uang merupakan benda mati tetapi besar pengaruhnya pada manusia.
3.Material ( Bahan-bahan atau perlengkapan)
Sarana manajemen ini juga merupakan factor penting untuk keberhasilan suatu usaha ,bahkan manajemen itu karna ada kegiatan secara bersama mengurus material tanpa adanya material manusioa tidak dapat berbuat banyak dalam mencapai sebuah tujuan ,tanpa material yang di proses tidak mungkin ada wujud hasil proses.
4.Machine ( Mesin-mesin)
Setiap usaha dalam bentuk apapun peranan mesin-mesin sangat dominan .Apalagi dalam situasi yang sudah modern seperti sekarang ini hamper dapat dipastikan bahwa mesin sama sejajar dengan perkembangan hidup manusia.kegunaan mesin dalam proses manajemen dapat membaea kemudahan dan kelancaran kerja.
Walaupun demikian ,mesin dalam penggunaanya tergantung manusia ,jadi bukan manusia yang di perbudak mesin karma mesin diadakan untuk mempermudah pekerjaan manusia.
5.Methode (Cara Kerja)
Untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan tidak semata-mata seperti apa yang telah digariskan dalam rencana ,tetapi bagaimana system atau cara kerja pelaksanannya di lapangan.Untuk mencapai tujuan pokok manajemen diperlukan efesiansi(daya guna) dan efektivitas(tepat guna) dalam bekerja sangat tergantung dengan methode.
6.Market (Pasar,Pemasaran)
Peranan pasar atau pemasaran yaitu sebagai tempat untuk melempar hasil-hasil produksi.Proses produksi akan berhenti apabla barang-barang hasil produksi tidak dapat dipasarkan ,oleh karna itu pengusaan pasar untuk menyebarluaskan hasil-hasil produksi sampai ke tanga konsumen,karma dalam bisinis modern market atau marketing memberi perhatian yang serius ,karma ini adalah babak yang menentukan keberhasilan suatu usaha walau tanpa meremehkan factor-faktor lainya.
E.FUNGSI –FUNGSI MANAJEMEN
Manajemen pada dasarnya berfungsi untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam upaya mencapai tujuan yang telah di tentukan terlebih dahulu.
Dalam proses pelaksanaannya manajemen mempunyai tugas-tugas tertentu yang mutlak harus dilaksanakan supaya tujuan tersebut dapat tercapai dengan efektif dan efisien,tugas-tugas itulah yang biasanya di artikan dengan fungsi-fungsi manajemen.Bentuk kegiatan dan peranan dari setiap jenis tugas atau fungsi manajemen mengkin akan berbeda ,namun pada dasarnya mempunyai maksud yang sama,saling menunjang dan saling melengkapi dalam pelaksananya agar tercapai tujuan yang di kehendaki.
Di kalangan para ahli belum terdapat adanya keseragaman dalam membagi jumlah fungsi manajemen,Diantaranya yaitu:
1. Louis Allen (POLC)
Planning (Merencanakan)
Organizing (Menyusun)
Leading (Memimpin)
Controlling (Mengawasi/meneliti)
2. Henry Fayol (POCCC)
Planning (Perencanaan)
Organizing (Pengorganisasian)
Commanding (Pemberian Komando)
Coordinating (Pengkoordinasian)
Controlling (Pengendalian)
3. George R. Terry (POAC)
Planning (Perencanaan)
Organizing (Pengorganisasian)
Actuating (Pelaksanaan)
Controlling (Pengendalian)
Walaupun dalam menyebutkan fungsi-fungsi manajemen itu tadi ada
Yang berbeda tapi maksudnya adalah sama. Juga mengenai dasar pokoknya,
yang bersumber pada tokoh atau pelopor .
1. Planning termasuk Budgeting,
Berbagai batasan tentang Planning dari yang sederhana sampai kepada perumusan yang lebih rumit. Ada yang merumuskan dengan sangat sederhana, misalnya perencanaan adalah penentuan serangkaian tindakan untuk mencapai suatu hasil yang diingin-kan. Pembatasan yang agak kompleks merumuskan perencanan sebagai penetapan apa yang harus dicapai, bila hal itu dicapai, dimana hal itu harus dicapai, bagaimana hal itu harus dicapai, siapa yang bertanggung jawab, dan penetapan mengapa hal itu harus dicapai.
2.Organizing,
Dengan Organizing dimaksud mengelompokan kegiatan yang diperlukan, yakni penetapan susunan organisasi serta tugas dan fungsi-fungsi dari setiap unit yang ada dalam organisasi, serta menetapkan kedudukan dan sifat hubungan antara masing-masing unit tersebut. Organisasi atau pengorganisasian dapat pula dirumuskan sebagai keseluruhan aktivitas manajemen dalam mengelompokan orang-orang serta penetapan tugas, fungsi, wewenang, serta tanggung jawab masing-masing dengan tujuan terciptanya aktivitas- aktivitas yang berdaya guna dan berhasil guna dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu.
3.Directing atau Commanding,
Directing atau Commanding adalah fungsi manajemen yang berhubungan dengan usaha memberi bimbingan, saran, perintah-perintah atau instruksi kepada bawahan dalam melaksanakan tugas masing-masing, agar tugas dapat dilaksanakan dengan baik dan benar-benar tertuju pada tujuan yang telah ditetapkan semula. Directing atau Commanding merupakan fungsi manajemen yang dapat berfungsi bukan saja agar pegawai melaksanakan atau tidak melaksanakan suatu kegiatan, tetapi dapat pula berfungsi mengkoordinasikan kegiatan berbagai unsur organisasi agar efektif tertuju kepada realisasi tujuan yang ditetapkan sebelumnya .
4.Leading,
Istilah leading, yang merupakan salah satu fungsi manajemen, di kemukakan oleh Louis A. Allen yang dirumuskannya sebagai pekerjaan yang dilakukan oleh seorang manajer yang menyebabkan orang lain bertindak. Pekerjaan leading, meliputi lima macam kegiatan, yakni 1) mengambil keputusan, 2) mengadakan komunikasi agar ada saling pegertian antara manajer dan bawahan, 3) memberi semangat, inspirasi, dan dorongan kepada bawahan supaya mereka bertindak, 4) memilih orang-orang yang menjadi anggota kelompoknya, serta 5) memperbaiki pengetahuan dan sikap-sikap bawahan agar mereka terampil dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
5.Coordinating,
Coordinating atau mengkoordinasi merupakan salah satu fungsi manajemen untuk
melakukan berbagai kegiatan agar tidak terjadi kekacauan, percekcokan, kekosongan kegiatan, dengan jalan menghubungkan, menyatukan dan menyelaraskan pekerjaan bawahan sehingga terdapat kerjasama yang terarah dalam usaha mencapai tujuan organisasi. Usaha yang dapat dilakukan untuk mencapai tujuan itu, antara lain dengan memberi instruksi, perintah, mengadakan pertemuan untuk memberikan penjelasan bimbingan atau nasihat, dan mengadakan coaching dan bila perlu memberi teguran.
6.Controlling
Controlling atau pengawasan, sering juga disebut pengendalian adalah salah satu fungsi manajemen yang berupa mengadakan penilaian, bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang dilakukan bawahan dapat diarahkan ke jalan yang benar dengan maksud mencapai tujuan yang sudah yang sudah digariskan semula. Dalam melaksanakan kegiatan kontroling, atasan mengadakan pemeriksaan, mencocokan, serta mengusahakan agar kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan serta tujuan yang ingin dicapai. .
2.MANAJER
A.PENGERTIAN MANAJER
Manajer adalah orang yang melakukan kegiatan manajemen. Setiap manajer selalu melibatkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi, jika seseorang bekerja sendiri, dia bukan seorang manajer. Manajer berbeda dengan Pemimpin, seseorang disebut manajer apabila dia mampu merencanakan, mengelola dan mengendalikan organisasi dengan baik, sedangkan seseorang disebut pemimpin biasanya dikaitkan dengan orang yang mempunyai semangat yang tinggi, kharisma tinggi dan mempunyai kemampuan memotivasi orang lain yang sangat tinggi.
Menurut Tom Peters dan Robert Waterman dalam “In Search of Excellence (1982) terdapat 8 tanda-tanda gaya manajemen yang membuat suatu organisasi usaha dapat menjadi organisasi yang berhasil yaitu : 1) Serga bertindak (kegemaran melakukan sesuatu apa saja).
2) Dekat dengan para pelanggan (mempelajari kesukaan mereka dan memenuhinya).
3) Otonom dan berwirausaha (memecah-mecah perusahaan menjadi perusahaan kecil dan mendorong mereka berfikir secara mandiri dan secara kompetitif).
4) Produktivitas lewat motivasi anggota organisasi (menumbuh kan kesadaran semua karyawan bahwa upaya mereka yang paling baik adalah penting dan mereka akan turut menikmati keberhasilan perusahaan sebagai imbalannya).
5) Mengutamakan hal-hal yang penting bagi kemajuan usaha (siap membantu, mengutamakan nilai–menekankan bahwa para eksekutif tetap memelihara hubungan yang baik dengan usaha-usaha penting perusahaan yang bersangkutan).
6) Bertahan dengan hal-hal yang menguntungkan usaha.
7) Organisasi sederhana dan tidak banyak biaya overhead (tetap mempertahankan usaha yang perusahaan itu paling mengetahui atau Core Business/Back to Basics).
8) Tegas tapi toleran terhadap karyawan (sifat-sifat ketat dibarengi luwes,
mengembangkan suatu iklim adanya dedikasi kepada nilai-nilai inti perusahaan disertai dengan toleransi terhadap semua karyawan yang mengakui atau menerima nilai-nilai tersebut.
B.TINGKAT-TINGKAT MANAJER
Ada tiga tingkatan manajer yaitu sebagai berikut.
a. Top manager atau manajer tertinggi, disebut juga pucuk pimpinan, yang termasuk dalam golongan ini adalah anggota-anggota board of manajer (dewan direksi) dan presiden perusahaan.
b. Middle manager atau manajer menengah, yang termasuk tingkatan ini ialah kepala-kepala bagian, kepala devisi dan kepala seksi.
c. Supervisory manager atau first line manager tingkat pertama. Termasuk kedalam golongan ini ialah kepala mandor dan mandor.
C.TUGAS-TUGAS MANAJER
1.Bekerja dengan dan melalui orang lain.
2.Memadukan dan menyeimbangkan tujuan-tujuan yang saling bertentangan d
3.menetapkan prioritas-prioritas.
4.Bertanggung jawab dan mempertanggung jawabkan.
5.Berfikir secara analisis dan konseptual.
6.Sebagai seorang mediator.
7.Sebagai seorang politisi.
8.Sebagai seorang diplomat.
9.Sebagai seorang pengambil keputusan-keputusan yang sulit.
D. KETERAMPILAN DAN PERAN MANAJER
Untuk melaksanakan fungsi-fungsinya, para manajer memerlukan berbagai
kemampuan dan keterampilan. Menurut Robert L. Katz terdapat 3 (tiga) macam keterampilan manajer yaitu :
a.Technical Skill (Keterampilan Teknik)
Kemampuan untuk menggunakan peralatan, prosedur atau teknik-teknik dari suatu bidang tertentu.
b.Human Skill (Keterampilan Kemanusiaan)
Kemampuan untuk bekerja dengan orang lain, memahami dan memotivasi serta mendorong orang lain baik sebagai individu atau kelompok. Seperti anggota organisasi, para relasi dan terutama bawahan sendiri.
c.Conceptual Skill (Keterampilan konseptual)
Kemampuan mental para manajer untuk mengkoordinasi dan mengintegrasikan seluruh
kepentingan dan kegiatan organisasi sehingga organisasi dapat dilihat sebagai suatu
kesatuan yang utuh.
Rosyid
Grosir Batik Seragam
-
” Batik Seragam “ Untuk Keperluan : Kantor,Sekolah,Pernikahan, dll Eceran 3
Buah 6 Buah 1 Lusin Kodian Rp 50.000 Rp 45.000 Rp 40.000 Rp 35.000 Rp
30.000...
13 tahun yang lalu
0 komentar:
Posting Komentar